Di alun-alun ibukota kerajaan Antahberantah, berdirilah sebuah menara jam raksasa. Sebuah jam yang menjulang tinggi dengan ukiran-ukiran mewah penuh citarasa. Selama puluhan tahun roda-roda gigi raksasa berputar, dan bandul-bandul megah berayun. Secara teratur bel berdentang dan rombongan boneka-boneka indah bermekanisme rumit keluar untuk memberitahu waktu kepada seluruh penduduk kerajaan.

Suatu hari jam berdentang menunjukkan waktu bangun telah tiba. Semua orang mulai dari raja sampai petani bangkit dari tempat tidur untuk beraktifitas. Saat mereka melihat keluar, hari masih gelap dan bintang-bintang masih bersinar.

Tapi tak ada lagi yang ingat kalau dulu mereka bangun saat matahari terbit dan tidur saat bulan muncul.

Iklan