Dewa Blabuk, sang dewa percakapan, kehilangan kesabaran. Sebab sekelompok arkeolog petualang merusak kuilnya sewaktu bertempur melawan organisasi kejahatan. Karena itu, dia memunculkan diri di tengah para jagoan dan penjahat yang sedang berkelahi dengan suara bergema dan mata menyala.

“Kalian manusia menyebalkan dan tidak tahu diuntung. Tahukah kalian aku menderita insomnia? Kemarin aku butuh satu millennia sebelum bisa tidur! Aku menyesal memberi kalian kemampuan bercakap-cakap. Dengan ini aku mengutuk kalian semua menjadi bisu! Semoga kehancuran peradaban kalian dapat memberi pelajaran.”

Manusia hanya mengangkat bahu dan terus melanjutkan hidup. Sebab sudah sejak lama internet dan sms menggantikan percakapan sebagai alat komunikasi utama.

Iklan