“Gawat, pasukan musang ninja menyerang!” kata Michael. Benar saja, di kejauhan, terlihat kelebatan-kelebatan kehitaman yang melesat dari pohon ke pohon. Padahal sebentar lagi bom itu akan meledakkan kota!

Saat pasukan musang ninja itu sudah semakin dekat, tiba-tiba Budi berdiri. “Rasakan ini, musang ninja!” katanya sambil menyemprotkan jus pisang. Benar saja, semua musang ninja yang tersemprot langsung kelojotan! Mereka yang tersisa langsung menjaga jarak.

“Untung saja!” katanya sambil mengangkat kacamatanya yang setebal pantat botol. “Bukannya tadi pagi kita baru belajar di sekolah kalau musang ninja lemah terhadap pisang?”

“Oh iya!” kataku sambil menepuk tanganku sendiri. “Untung kita mendengarkan kata-kata pak guru!”

Iklan