Zaman dahulu kala peradaban manusia bermula di afrika. Manusia masih belajar untuk beternak dan bertani. Setelah percobaan demi percobaan, akhirnya ternak yang sempurna ditemukan.

Kelinci.

Rasanya enak, mudah dipelihara, dan… yah, pepatah berkembang biak seperti kelinci itu bukan tanpa alasan.

Dalam sekejap, peternakan kelinci bermunculan di seluruh afrika.Dan terus bermunculan. Padahal manusia belum sebanyak sekarang. Kelinci terus  berbiak melebihi kemampuan manusia untuk memakannya.

Dalam sekejap, kelinci-kelinci mengubah afrika yang hijau menjadi dataran tandus dan padang pasir. Manusia pun terpaksa pergi dari afrika dan menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Itulah  sebabnya sekarang manusia tanpa sadar takut beternak kelinci untuk makanan.

Iklan